Foto: Suasana konsolidasi internal DPW Partai NasDem Provinsi Bali di seluruh DPD NasDem Kabupaten/Kota se-Bali.
Denpasar
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Bali mematok target tinggi dalam menghadapi kontestasi Pemilu 2029 mendatang. NasDem Bali menargetkan perolehan minimal 200.000 suara untuk tingkat DPR RI guna mengamankan sekaligus membidik potensi perolehan dua kursi di Senayan, serta mendorong terbentuknya fraksi penuh di seluruh DPRD kabupaten/kota se-Bali.
Target strategis tersebut ditegaskan dalam rangkaian Safari Konsolidasi Internal DPW NasDem Bali bersama jajaran pengurus DPD di 9 kabupaten/kota yang berlangsung sejak Kamis (30/7/2026) hingga Minggu (2/8/2026). Langkah ini dirancang untuk memastikan seluruh pengurus daerah menerjemahkan target angka menjadi gerakan riil di tingkat basis.
Ketua DPW Partai NasDem Bali Ir. I Nengah Senantara, yang juga Anggota Komisi VI DPR RI Dapil Bali, menjelaskan bahwa penetapan target 200.000 suara merupakan kalkulasi terukur untuk meningkatkan perolehan kursi partai secara signifikan.
“Saya sendiri memang ada target seperti itu (200.000 suara) dan ini akan diterjemahkan implementasinya ke lapangan, ke seluruh Bali tentunya. Harapan kita kan harus naik, mudah-mudahan nanti bisa mendekati dua kursi. Tetapi tentu dengan berbagai macam dinamika persaingan yang akan terjadi di pemilu yang akan datang,” ungkap Senantara.
Senantara menambahkan, kunci utama untuk mencapai target tersebut adalah kesiapan kader untuk solid berjuang di dalam wadah partai. “Pendekatan kita paling utama adalah kita harus siap berjuang di wadahnya NasDem. Jangan lagi berpikir ke luar kandang Partai NasDem. Secara otomatis kita berharap orangnya sendiri tetap berjuang dan tentu mengajak keluarga, tetangga, dan sahabatnya,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang OKK DPW Partai NasDem Gorontalo, Agustinus Moruk Taek atau yang akrab disapa Ampy, yang hadir memberi pembekalan, menyampaikan pesan tajam terkait komitmen dan ketetapan hati seluruh kader NasDem di Bali. Ampy mengibaratkan partai sebagai kereta api dengan Nengah Senantara sebagai masinisnya, sehingga seluruh pengurus harus berada dalam satu gerbong yang sama.
“Memilih masuk NasDem adalah sebuah pilihan yang penuh dengan tantangan. Ketika sudah masuk partai dan masuk NasDem, lalu komitmen kita abal-abal atau setengah-setengah, mending tidak usah masuk NasDem. Sekali kita ber-NasDem tidak boleh kemudian kita mundur, sekali kita memutuskan untuk bersama dengan Kakak Nengah Senantara sebagai ketua DPW, jangan kemudian pindah ke lain hati,” tegas Ampy.
Ampy menggarisbawahi bahwa perolehan suara DPR RI sebesar 200.000 suara akan memberikan efek multi-trickle down bagi calon anggota DPRD di bawahnya, termasuk mengawal target harga mati 6 kursi untuk DPRD Kota Denpasar serta pembentukan fraksi penuh di seluruh kabupaten/kota se-Bali.



































