Foto: Suasana konsolidasi internal DPW Partai NasDem Provinsi Bali di DPD NasDem Kabupaten Karangasem pada Sabtu (1/8/2026).
Karangasem
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Bali menggelar rangkaian konsolidasi internal secara marathon yang melibatkan seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota se-Bali yang dimulai sejak Kamis (30/7/2026) hingga Minggu (2/8/2026). Untuk di Kabupaten Karangasem, konsolidasi dilaksanakan pada Sabtu (1/8/2026) bertempat di Kantor DPD Partai NasDem Karangasem.
Konsolidasi digelar khusus untuk memperkuat struktur organisasi serta memantapkan arah perjuangan politik di seluruh tingkatan wilayah Bali. Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPW Partai NasDem Bali Ir. I Nengah Senantara, yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi VI DPR RI, menegaskan bahwa konsolidasi maraton ini bertujuan memantapkan soliditas kader dari pusat hingga daerah demi menyongsong Pemilu 2029.
“Partai NasDem Bali melakukan konsolidasi ke seluruh DPD dengan tujuan memantapkan soliditas kader menyongsong Pemilu 2029, di mana kader yang telah menduduki kursi legislatif maupun yang belum berkesempatan wajib terus hadir dan turun langsung di tengah masyarakat,” ujar Senantara.
Lebih lanjut, Senantara menekankan pentingnya responsif terhadap situasi perekonomian masyarakat saat ini. Ia menyampaikan pesan khusus dari Ketua Umum Partai NasDem agar seluruh wakil rakyat dari NasDem memaksimalkan masa reses untuk memodelkan kerja nyata di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.
“Pesan utama Ketua Umum adalah seluruh anggota DPR RI wajib turun ke dapil masing-masing di masa reses ini, karena kondisi ekonomi kita sedang tidak baik-baik saja sehingga kader NasDem harus menyerap aspirasi warga secara langsung,” tambahnya.
Ia turut mengapresiasi keutuhan dan kekompakan struktur DPD NasDem Karangasem yang dinilainya paling solid di antara daerah lain. Selain itu Karangasem menjadi salah satu benteng dan kandang NasDem di Pulau Dewata dimana Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata dan Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa (Gus Par-Guru Pandu) adalah kepala daerah yang diusung NasDem.
Mengenai peta pemenangan, Senantara menjelaskan bahwa DPW dan DPP Partai NasDem akan melakukan pemetaan (mapping) serta penetapan target pasti satu tahun menjelang pelaksanaan pemilu.
Gayung bersambut, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, S.Sos., M.A.P., menanggapi arahan tersebut dengan menyatakan kesiapan penuh jajarannya. Pihaknya optimistis mampu menambah perolehan kursi legislatif di seluruh tingkatan, mulai dari DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, hingga DPR RI.
“NasDem Karangasem menargetkan kenaikan kursi signifikan dengan sasaran 9 hingga 12 kursi di DPRD Kabupaten Karangasem yang tersebar di seluruh dapil, serta 2 kursi untuk DPRD Provinsi Bali karena pemetaan calon dan kelengkapan struktur kami sudah siap,” ungkap Mas Sumatri yang juga Anggota DPRD Provinsi Bali.
Sementara itu, Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Karangasem I Gusti Ngurah Gede Subagiartha atau yang akrab disapa Gus Ode memaparkan kesiapan taktis di tingkat bawah. Guna menopang target politik tersebut, NasDem Karangasem telah mengkonsolidasikan seluruh Ketua DPRT di 78 desa/kelurahan untuk membentuk struktur pengawas dan penggerak di tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Kami memperkuat basis dengan mengumpulkan 78 Ketua DPRT untuk menyiapkan skema 5 orang saksi atau tim ‘peluncur’ per TPS, sehingga dengan total 1.533 TPS akan terbentuk kekuatan 7.665 tim di seluruh Karangasem,” jelas Gus Ode mengakhiri paparannya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang OKK DPW Partai NasDem Gorontalo, Agustinus Moruk Taek atau yang akrab disapa Ampy, yang hadir memberi pembekalan, menyampaikan pesan tajam terkait komitmen dan ketetapan hati seluruh kader NasDem di Bali. Ampy mengibaratkan partai sebagai kereta api dengan Nengah Senantara sebagai masinisnya, sehingga seluruh pengurus harus berada dalam satu gerbong yang sama.
“Memilih masuk NasDem adalah sebuah pilihan yang penuh dengan tantangan. Ketika sudah masuk partai dan masuk NasDem, lalu komitmen kita abal-abal atau setengah-setengah, mending tidak usah masuk NasDem. Sekali kita ber-NasDem tidak boleh kemudian kita mundur, sekali kita memutuskan untuk bersama dengan Kakak Nengah Senantara sebagai ketua DPW, jangan kemudian pindah ke lain hati,” tegas Ampy.
Ampy menggarisbawahi bahwa perolehan suara DPR RI sebesar 200.000 suara akan memberikan efek multi-trickle down bagi calon anggota DPRD di bawahnya, termasuk mengawal target harga mati 6 kursi untuk DPRD Kota Denpasar serta pembentukan fraksi penuh di seluruh kabupaten/kota se-Bali.



































