Foto: Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata saat melakukan audiensi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, Selasa (15/9/2026).
Karangasem
Pemerintah Kabupaten Karangasem mendorong pemerintah pusat untuk melanjutkan pembangunan Stadion I Gusti Ketut Jelantik sekaligus meningkatkan kualitas GOR Gunung Agung. Upaya ini dinilai penting agar fasilitas olahraga di Karangasem tidak hanya menjadi bangunan fisik, tetapi benar-benar hidup dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dorongan tersebut disampaikan Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, SE atau Bupati Gus Par saat bersama jajaran Pemkab Karangasem menggelar audiensi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, Selasa (15/9/2026).
Dalam pertemuan itu, Gus Par menekankan pentingnya optimalisasi aset olahraga untuk mendukung pembinaan atlet, meningkatkan aktivitas olahraga masyarakat, sekaligus membuka peluang Karangasem menjadi tuan rumah berbagai event olahraga.
Menurutnya, keberadaan fasilitas olahraga harus diikuti dengan pola pengelolaan yang kreatif, legal, dan berkelanjutan. Karena itu, Pemkab Karangasem juga mengajak pemerintah pusat, klub olahraga, dunia usaha, BUMN, BUMD, hingga pihak swasta untuk ikut mengambil peran dalam menghidupkan dan mengembangkan aset olahraga yang ada.
“Jangan sampai kita membiarkan aset olahraga yang dibangun dengan uang rakyat menjadi aset tidur. Harus ada cara kreatif dan legal untuk menghidupkannya,” tegas Gus Par.
Usulan tersebut mendapat respons positif dari Kemenpora. Sekretaris Kemenpora (Sesmenpora) Suyadi Pawiro menyatakan kesiapan untuk mendukung sekaligus memfasilitasi usulan Pemkab Karangasem.
Dukungan tersebut diarahkan agar kelanjutan pembangunan Stadion I Gusti Ketut Jelantik dan peningkatan GOR Gunung Agung dapat didorong untuk menjadi prioritas melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Langkah ini diharapkan menjadi momentum untuk mengoptimalkan fasilitas olahraga di Karangasem sehingga dapat digunakan secara maksimal, baik untuk aktivitas masyarakat, pembinaan atlet maupun penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga.



































