Foto: Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, mendampingi Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI ke Kabupaten Karangasem yang difokuskan pada peninjauan sektor pendidikan dan kebudayaan.
Karangasem
Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, mendampingi Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI ke Kabupaten Karangasem yang difokuskan pada peninjauan sektor pendidikan dan kebudayaan. Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk mendorong percepatan revitalisasi sarana pendidikan pascabencana sekaligus penguatan pelestarian cagar budaya di daerah.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, rombongan Komisi X DPR RI meninjau kondisi SD Negeri 5 Bugbug dan SMP Negeri 3 Bebandem yang terdampak bencana dan membutuhkan penanganan serius melalui program revitalisasi. Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi fisik bangunan, sarana pendukung pembelajaran, serta dampaknya terhadap proses belajar-mengajar.
Wabup yang akrab disapa Guru Pandu menyampaikan bahwa revitalisasi sekolah pascabencana merupakan kebutuhan mendesak demi menjamin keselamatan dan kenyamanan peserta didik serta tenaga pendidik.
“Kami berharap melalui kunjungan ini, pemerintah pusat dapat memberikan dukungan konkret untuk percepatan revitalisasi sekolah-sekolah yang terdampak bencana, agar layanan pendidikan di Karangasem tetap berjalan optimal dan aman bagi anak-anak kita,” ujar Wabup Guru Pandu.
Selain sektor pendidikan, Komisi X DPR RI bersama Wabup Karangasem juga meninjau Bale Gili di Taman Sukasada Ujung, salah satu situs cagar budaya penting di Karangasem. Dalam peninjauan tersebut, dibahas kebutuhan penguatan regulasi serta dukungan anggaran untuk menjaga kelestarian dan pemanfaatan situs budaya sebagai bagian dari identitas daerah dan potensi wisata budaya.
Menurut Guru Pandu, pelestarian cagar budaya tidak bisa dilepaskan dari dukungan kebijakan dan pembiayaan yang berkelanjutan.
“Bale Gili Taman Sukasada Ujung adalah warisan sejarah dan budaya yang sangat berharga. Penguatan regulasi dan dukungan anggaran dari pemerintah pusat sangat kami harapkan agar pelestariannya dapat dilakukan secara maksimal dan berkelanjutan,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Komisi X DPR RI juga menyerahkan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah kepada mahasiswa berprestasi asal Karangasem. Penyerahan beasiswa ini menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah pusat dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda, khususnya dari daerah.
Wabup Guru Pandu mengapresiasi perhatian dan komitmen Komisi X DPR RI terhadap pembangunan sumber daya manusia dan pelestarian kebudayaan di Karangasem. Ia menegaskan pentingnya sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah agar berbagai program dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Kunjungan ini menunjukkan adanya perhatian serius dari pemerintah pusat. Sinergi pusat dan daerah menjadi kunci untuk mempercepat pembangunan SDM sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap lestari,” ujarnya.
Kunjungan kerja Komisi X DPR RI di Karangasem diakhiri dengan penyerahan cenderamata sebagai simbol komitmen kerja sama yang berkelanjutan antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam memajukan pendidikan dan kebudayaan.



































