Foto: Pemerintah Kabupaten Karangasem melalui Bupati Gus Par menyalurkan Bantuan Tidak Terencana (BTT) senilai Rp335,1 juta kepada warga yang terdampak bencana alam, Senin (23/12).
Karangasem
Pemerintah Kabupaten Karangasem menyalurkan Bantuan Tidak Terencana (BTT) senilai Rp335,1 juta kepada warga yang terdampak bencana alam, Senin (23/12). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata atau Gus Par sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam merespons cepat musibah yang menimpa masyarakat.
BTT tersebut disalurkan kepada warga yang terdampak berbagai jenis bencana, mulai dari kebakaran, tanah longsor, hingga cuaca ekstrem yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Karangasem. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus membantu proses pemulihan pascabencana.
Dalam penyaluran kali ini, Pemerintah Kabupaten Karangasem melakukan percepatan signifikan dalam proses birokrasi. Jika sebelumnya proses pencairan BTT memerlukan waktu hingga empat bulan, kini dipangkas menjadi maksimal tiga minggu saja. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan dapat segera diterima masyarakat yang membutuhkan.
Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata menegaskan bahwa percepatan penyaluran bantuan merupakan komitmen pemerintah daerah untuk hadir lebih cepat dan responsif terhadap warga yang tertimpa musibah.
“Kami memangkas proses birokrasi agar bantuan bisa segera sampai ke masyarakat. Ketika warga terkena bencana, mereka tidak bisa menunggu terlalu lama. Pemerintah harus hadir cepat dan tepat,” ujar Gus Par.
Menurutnya, BTT tidak hanya sekadar bantuan material, tetapi juga bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa penanganan bencana harus dilakukan dengan prinsip kemanusiaan dan kecepatan.
“Bantuan ini adalah bentuk empati pemerintah kepada warga yang terdampak kebakaran, longsor, maupun cuaca ekstrem. Kami ingin memastikan masyarakat tidak merasa sendirian menghadapi musibah,” tambahnya.
Gus Par juga menekankan bahwa ke depan Pemerintah Kabupaten Karangasem akan terus memperbaiki sistem penanganan bencana, baik dari sisi mitigasi maupun respons darurat, agar penyaluran bantuan semakin cepat, transparan, dan tepat sasaran.
Dengan percepatan penyaluran BTT ini, Pemerintah Kabupaten Karangasem berharap dapat membantu masyarakat bangkit lebih cepat dari dampak bencana, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah dalam melindungi dan melayani warganya.



































