Foto: DPD Partai NasDem Kabupaten Karangasem menggelar rangkaian kegiatan sosial dan lingkungan sebagai refleksi akhir tahun 2025 sekaligus menyambut Tahun Baru 2026.
Karangasem
DPD Partai NasDem Kabupaten Karangasem menggelar rangkaian kegiatan sosial dan lingkungan sebagai refleksi akhir tahun 2025 sekaligus menyambut Tahun Baru 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 26 Desember 2025 ini diikuti jajaran pengurus DPW dan DPD NasDem Karangasem, para kader, serta simpatisan partai, sebagai wujud komitmen menghadirkan politik yang membumi dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan persembahyangan bersama di Pura Bukit Puncak Mangun, Desa Ban, Kecamatan Kubu. Momentum ini menjadi penegasan bahwa setiap langkah pengabdian politik harus berpijak pada nilai spiritual, kearifan lokal, dan keharmonisan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.
Usai persembahyangan, NasDem Karangasem melaksanakan aksi penghijauan dengan menanam 200 bibit kelapa gading di kawasan Pura Bukit Mangun. Pada kesempatan yang sama, diserahkan 50 paket sembako dari DPRD Provinsi Bali. Kegiatan lingkungan dilanjutkan dengan pelepasan burung serta pelepasan 350 ekor ikan nila di aliran sungai kawasan Tirta Gangga, Karangasem, sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian ekosistem dan sumber kehidupan masyarakat.
Ketua DPD Partai NasDem Karangasem yang juga Anggota DPRD Kabupaten Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri, menegaskan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran partai di tengah masyarakat, bukan sekadar aktivitas seremonial.
“Bagi NasDem, politik tidak cukup disampaikan lewat kata-kata atau janji. Politik harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Mas Sumatri.
Mantan Bupati Karangasem ini menjelaskan, penanaman pohon dan aksi pelestarian lingkungan memiliki makna strategis bagi masa depan Karangasem.
“Menanam pohon adalah pesan tentang keberlanjutan. Apa yang kita tanam hari ini, hasilnya akan dinikmati anak cucu kita. Inilah bentuk tanggung jawab moral NasDem terhadap lingkungan dan masa depan Karangasem,” ujarnya.
Mas Sumatri juga menekankan bahwa kegiatan sosial dan pendidikan politik yang dilaksanakan merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat.
“Kami ingin masyarakat semakin sadar bahwa pembangunan membutuhkan partisipasi bersama. NasDem hadir untuk mendampingi, mengedukasi, dan bergerak bersama rakyat,” katanya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pendidikan politik di rumah kader NasDem di Desa Bantas, Kecamatan Kubu, yang dihadiri kader dan simpatisan serta dirangkaikan dengan pembagian 100 paket sembako dari DPR RI. Kegiatan ini menegaskan peran partai sebagai ruang pembelajaran politik yang sehat dan bertanggung jawab.
Ketua DPW Partai NasDem Bali yang juga Anggota Komisi VI DPR RI Dapil Bali, Ir. I Nengah Senantara, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi NasDem Karangasem dalam menerjemahkan politik menjadi kerja nyata.
“Apa yang dilakukan NasDem Karangasem hari ini menunjukkan bahwa partai politik bisa dan harus hadir memberi solusi, bukan sekadar hadir saat kontestasi pemilu,” ujar Senantara.
Menurutnya, kegiatan yang menyentuh aspek sosial, lingkungan, dan pendidikan politik merupakan fondasi penting pembangunan daerah.
“Saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi budaya politik NasDem. Politik yang berpihak, peduli lingkungan, dan menguatkan masyarakat,” katanya.
Pengusaha sukses dengan tagline Senantara Peduli Senantara Berbagi ini juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut terlibat aktif dalam pembangunan Karangasem.
“Membangun Karangasem tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, partai politik, dan masyarakat. Jika kita bergerak bersama, Karangasem akan tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Melalui rangkaian kegiatan refleksi akhir tahun ini, NasDem Karangasem menegaskan posisinya sebagai partai yang konsisten mengedepankan politik pengabdian, menjadikan kerja nyata sebagai bahasa utama dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.



































