Foto: Ketua DPW Partai NasDem Bali, yang juga Anggota Komisi VI DPR RI Dapil Bali, Ir. I Nengah Senantara, saat menghadiri konsolidasi di NasDem Denpasar, pada 17 Desember 2025.
Denpasar
Di tengah dinamika politik elektoral yang kian kompetitif dan derasnya arus pencitraan di ruang digital, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Bali menegaskan garis perjuangannya. Bukan sekadar mengejar angka kemenangan, tetapi memastikan politik dijalankan dengan integritas dan keberpihakan nyata kepada rakyat.
Ketua DPW Partai NasDem Bali, Ir. I Nengah Senantara, menekankan bahwa menjaga integritas partai merupakan fondasi utama dalam setiap langkah politik kader NasDem. Menurutnya, integritas adalah “roh” perjuangan yang tidak boleh luntur oleh kepentingan sesaat.
“Yang kedua, yang lebih penting ini jaga Integritas nama partai karena ini kekuatan kita Partai Nasdem. Manakala kita bisa menjaga rohnya Partai Nasdem. Saya meyakini Partai Nasdem akan terus bersinar. Utamakan kepentingan umum, kepentingan masyarakat daripada kepentingan pribadi,” katanya.
Anggota Komisi VI DPR RI Dapil Bali dari Partai NasDem ini menegaskan, orientasi politik NasDem harus selalu berpijak pada kepentingan publik. Ia mengingatkan seluruh kader agar tidak tergelincir pada praktik politik transaksional maupun agenda pribadi yang justru dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap partai.
Dalam konteks politik kekinian, pengusaha sukses dengan tagline Senantara Peduli Senantara Berbagi ini, juga menyoroti fenomena pencitraan semu yang marak di media sosial. Ia menilai, masyarakat saat ini semakin kritis dan tidak lagi mudah terbuai oleh janji-janji politik atau narasi manis yang tidak disertai bukti nyata.
“Padahal sekarang rakyat masyarakat sudah muak, Yang namanya janji. sudah muak Yang namanya sosmed sudah muak yang namanya jual kata kata jual janji manis. Yang diinginkan oleh masyarakat sekarang adalah kerja nyata, kerja fakta,” tegasnya.
Menurut Senantara, kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Partai NasDem untuk tampil berbeda. Ia menilai, kekuatan utama NasDem justru terletak pada kerja konkret, program yang menyentuh kebutuhan rakyat, serta hasil yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Lebih bagus menunjukkan kerja nyata dan kerja Fakta. Itulah gerakan perubahan Partai Nasdem Restorasi Indonesia,” ujarnya.
Pernyataan Senantara ini sekaligus menjadi penegasan arah politik NasDem Bali ke depan: membangun kepercayaan publik melalui integritas, menjauh dari politik retorika, dan mengedepankan kerja nyata sebagai wujud restorasi Indonesia yang sesungguhnya.



































