Foto: Suasana konsolidasi partai di NasDem Denpasar pada 17 Desember 2025.
Denpasar
Menghadapi dinamika politik nasional dan daerah menjelang Pemilu 2029, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Bali mulai mengencangkan mesin politiknya melalui konsolidasi menyeluruh di Kota Denpasar, dengan menargetkan penguatan struktur partai sekaligus peningkatan perolehan kursi legislatif di tingkat daerah hingga pusat.
Di bawah kepemimpinan Ir. I Nengah Senantara, DPW Partai NasDem Bali terus mematangkan kesiapan organisasi menghadapi tahun politik 2029. Konsolidasi partai secara menyeluruh dilakukan dengan melibatkan seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten dan kota se-Bali sebagai bagian dari strategi jangka panjang menghadapi kontestasi elektoral mendatang.
Kali ini Konsolidasi digelar di Kota Denpasar, pada 17 Desember 2025. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua DPW NasDem Bali Ir. I Nengah Senantara beserta jajaran pengurus DPW, Ketua DPD NasDem Denpasar Anak Agung Ngurah Gede Widiada atau yang akrab disapa Gung Widiada, para Ketua DPC se-Kota Denpasar, jajaran pengurus DPD, kader, serta simpatisan partai.
Dalam arahannya, Ketua DPW NasDem Bali Ir. I Nengah Senantara menegaskan bahwa Partai NasDem telah menyiapkan perangkat organisasi secara lengkap untuk menghadapi berbagai kemungkinan dalam perjalanan politik ke depan.
“Fiturnya sudah lengkap. Jalan mau ke kanan atau ke kiri, mau ke depan atau mundur tentu sudah ada di awal. Karena perjalanan Partai Nasdem nanti pastinya ada ke kanan atau ke kiri. Ada maju, ada mundur bahkan ada naik. Itu artinya saya berharap kakak kakak yang terpilih menjadi pengurus ini adalah harapan utama Partai Nasdem untuk bersama sama bergerak berjuang,” ujar Senantara.
Senantara, yang juga Anggota Komisi VI DPR RI Dapil Bali dari Partai NasDem, menekankan pentingnya kerja kolektif dan gotong royong seluruh struktur partai dalam upaya meningkatkan perolehan kursi, khususnya di DPRD Kota Denpasar. Menurutnya, perjuangan politik tidak mungkin dilakukan secara individual.
“Tentu harapan utamanya adalah ikut bergotong royong menambah kursi DPRD Denpasar. Karena kita tahu sekali tidak mungkin seorang diri bisa lolos, tidak mungkin. Yang kedua tanpa kerja sama kakak kakak semua. Saya pastikan DPD Denpasar bubar. Makanya struktur itu sangat penting, penting untuk mengawal pergerakan kita. Penting untuk bersama sama berjuang mendapatkan suara penting bersama sama untuk menumbuhkembangkan Partai Nasdem,” tegasnya.
Pengusaha sukses dengan tagline Senantara Peduli Senantara Berbagi ini juga menyoroti kondisi perolehan kursi NasDem di Kota Denpasar yang saat ini masih terbatas. Namun demikian, ia optimistis target penambahan kursi dapat dicapai melalui sinergi lintas tingkatan legislatif.
“Nah, kebetulan Denpasar baru kita miliki satu kursi. Kita bisa keroyokan bersama sama dan DPR RI juga ada, yaitu saya. Kita bersama sama bekerja. Karena sekali lagi tanpa gotong royong ya apa lagi partai kita masih ya belum inilah belum besar besar amat. Kita akan tenggelam,” ujarnya.
Menurut Senantara, kerja politik harus dilakukan secara simultan dari tingkat daerah hingga pusat.
“Kita bisa perjuangkan tingkat 2 nya lewat Pak I Wayan Gatra, nanti kita bisa perjuangkan di provinsinya, lewat dua kakak kita dan kita bisa perjuangkan di DPR RI nya lewat saya sendiri,” lanjutnya.
Dalam forum konsolidasi tersebut, Senantara juga menantang jajaran DPC di Kota Denpasar untuk menyampaikan target dan strategi kerja secara terbuka. Ia menegaskan bahwa DPW NasDem Bali menargetkan tidak ada lagi kabupaten/kota di Bali yang tanpa perwakilan NasDem pada Pemilu 2029.
“Sekarang ada 4 DPC. Saya minta berdiri sebentar untuk memberikan sedikit masukan… targetnya adalah Partai Nasdem harus tumbuh. Tidak boleh ada lagi kabupaten kota yang kosong. Itu targetnya,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua DPD NasDem Denpasar Anak Agung Ngurah Gede Widiada menyampaikan bahwa konsolidasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan partai menghadapi agenda politik ke depan.
“Melakukan konsolidasi organisasi sekaligus juga mendengarkan arahan Ketua DPW dalam rangka kita melanjutkan langkah langkah perjuangan kita menuju 2026 dan seterusnya sampai pemilu yang akan datang 2029,” ujarnya.
Ia mengakui dinamika internal merupakan hal yang tidak terpisahkan dari perjalanan organisasi politik. Meski demikian, soliditas kader di Kota Denpasar tetap terjaga.
“Ada juga yang datang dan ada juga yang pergi. Dan mungkin hari ini pengurus DPD ada juga yang baru. Selamat datang di Rumah Perubahan Restorasi Indonesia,” katanya.
Gung Widiada menegaskan bahwa jajaran DPD dan DPC NasDem Denpasar akan segera menindaklanjuti konsolidasi hingga ke tingkat kecamatan.
“Tugas ini akan kita arahkan ketua ketua DPC dalam waktu yang secepatnya untuk melanjutkan tugas konsolidasi organisasi untuk bisa membentuk DPRD di masing masing wilayah kecamatan,” ujarnya.
Ia pun menyampaikan optimisme terhadap peluang NasDem di Denpasar, dengan target merebut kembali kursi yang sempat hilang.
“Mudah mudahan dalam manajemen kepemimpinan yang kompak di Partai Nasdem… khususnya di Kota Denpasar sebagai barometer politik tentu kita ingin ada 4 kursi, itu harapan kita yang harus kita perjuangkan dengan maksimal,” pungkasnya.



































