Foto: Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Bali saat menggelar konsolidasi partai di Kabupaten Gianyar, pada Senin, 15 Desember 2025.
Gianyar
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Bali terus mematangkan kesiapan organisasi menghadapi tahun politik 2029. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah melanjutkan agenda konsolidasi partai ke tingkat kabupaten dan kota. Pada Senin, 15 Desember 2025, konsolidasi digelar di Kabupaten Gianyar.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya NasDem Bali untuk memperkuat struktur organisasi, memperluas basis dukungan, serta meningkatkan soliditas internal partai di tengah dinamika politik dan perubahan sosial yang terus berkembang di masyarakat.
Konsolidasi di Gianyar dihadiri langsung oleh Ketua DPW Partai NasDem Bali, Ir. I Nengah Senantara, bersama jajaran pengurus DPW. Hadir pula Ketua DPD Partai NasDem Gianyar, A.A. Oka Kalam, beserta pengurus DPD dan para kader partai.
Dalam arahannya, Ketua DPW NasDem Bali, Ir. I Nengah Senantara, menegaskan bahwa konsolidasi yang dilakukan merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai pimpinan wilayah sekaligus anggota Komisi VI DPR RI Dapil Bali untuk memastikan kesiapan partai di seluruh daerah di Bali.
“Jadi, saya sebagai Ketua DPW Partai NasDem Bali, sekaligus anggota DPR RI, pada tahun ini memiliki tugas untuk menyelesaikan konsolidasi partai ke seluruh kabupaten dan kota yang ada di Bali, yaitu sembilan daerah,” ujarnya.
Pengusaha sukses dengan tagline Senantara Peduli Senantara Berbagi ini menambahkan, setiap DPD memiliki peran dan tugas yang jelas dalam membesarkan partai, khususnya dalam menghadapi kontestasi politik 2029 mendatang. Fokus utama yang ditekankan adalah peningkatan perolehan kursi legislatif.
“Dalam arahan saya sebagai Ketua DPW sekaligus penanggung jawab Partai NasDem di Bali, saya menegaskan bahwa masing-masing DPD memiliki tugas yang jelas. Tugas utamanya adalah meningkatkan perolehan kursi, terutama di tingkat kabupaten/kota dan juga di tingkat provinsi,” kata Senantara.
Khusus untuk Kabupaten Gianyar, Senantara mengakui bahwa dinamika politik di daerah ini cukup kompetitif. Oleh karena itu, ia menetapkan target realistis namun menantang bagi jajaran DPD NasDem Gianyar.
“Khusus di Kabupaten Gianyar, karena kita memahami dinamika politiknya cukup ketat, saya menargetkan perolehan tiga kursi. Saya berharap apa yang telah saya sampaikan, termasuk strategi-strategi ke depan, dapat dijalankan dengan baik oleh pimpinan DPD Kabupaten Gianyar sebagai pengendali partai di daerah tersebut,” tegasnya.
Ia pun menyatakan optimisme bahwa target tersebut dapat dicapai melalui kerja kolektif dan konsolidasi yang solid. “Saya optimistis DPD Kabupaten Gianyar mampu mengemban tugas ini sekaligus menorehkan prestasi,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai NasDem Gianyar, A.A. Oka Kalam, dalam sambutannya memberikan gambaran mengenai karakter sosial dan politik masyarakat Gianyar yang menjadi basis perjuangan partai di daerah tersebut.
“Masyarakat Gianyar dikenal memiliki karakter yang unik. Mereka hidup dalam komunitas yang menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan tradisi, namun pada saat yang sama juga terbuka terhadap modernitas dan perkembangan zaman,” ujarnya.
Menurut Oka Kalam, perpaduan antara tradisi dan keterbukaan terhadap perubahan telah membentuk dinamika sosial yang khas di Gianyar, yang tidak terlepas dari sejarah panjang daerah ini sebagai pusat kerajaan-kerajaan besar di Bali.
“Pertemuan antara kelestarian tradisi dan keterbukaan terhadap perubahan inilah yang menciptakan dinamika sosial khas di Gianyar. Daerah ini memiliki sejarah panjang sebagai pusat kerajaan-kerajaan besar di Bali yang dikenal mampu menjaga harmoni antara adat, tradisi, dan tuntutan zaman,” jelasnya.
Ia menambahkan, latar belakang historis tersebut turut membentuk karakter masyarakat Gianyar dalam kehidupan politik. “Proses historis tersebut membentuk karakter masyarakat Gianyar yang santun dalam bersikap, tetapi tetap kritis dan tegas dalam menentukan pilihan politik,” katanya.
Dalam konteks politik, Oka Kalam mengungkapkan, masyarakat Gianyar memiliki tingkat kedewasaan politik yang cukup tinggi dan cenderung rasional dalam menentukan pilihan. “Mereka cenderung rasional dalam menentukan pilihan dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu primordial atau sentimen sesaat,” pungkasnya. Melalui konsolidasi ini, Partai NasDem Gianyar diharapkan mampu membaca karakter masyarakat secara tepat dan menerjemahkannya ke dalam strategi politik yang efektif, sejalan dengan target dan arahan DPW NasDem Bali menuju 2029.



































