Foto: Presiden Prabowo saat meninjau pos pengungsian warga terdampak bencana alam.
Jakarta
Anggota Komisi V DPR dari Fraksi Partai NasDem, Mori Hanafi, menilai alasan pemerintah menolak bantuan luar negeri dalam menangani bencana tiga provinsi di Sumatra, karena situasinya sudah terkendali.
“Bencana ini kan sudah stop, saat ini yang ditangani kan pascabencananya. Jadi memang mungkin sudah tidak diperlukan lagi bantuan dari luar negeri karena memang sudah lewat. Saya tidak tahu apakah terjadi lagi, mungkin akan berbeda,” tutur Mori di Jakarta, Kamis (11/12/2025).
Legislator NasDem dari Dapil NTB I itu juga mengungkapkan, Presiden sudah (mengatakan) langsung di rapat terbatas di Aceh dan sepertinya sudah cukup terkendali saat ini.

Lebih jauh Mori juga mengatakan, untuk dapat menerima bantuan dari pihak asing, maka pemerintah harus menetapkan status bencana nasional terlebih dahulu. Namun, ia mengungkapkan penetapan status tersebut hanya bisa dilakukan h+7 bencana terjadi.
“Jadi kalau h+7 ternyata (pemerintah) enggak sanggup, pemerintah bisa mengumumkan itu. Tapi ternyata sampai dengan saat ini, itu tidak ada,” jelasnya.
Bukan hanya itu, Ketua DPW NasDem Nusa Tenggara Barat itu juga mengatakan, meski tanpa status bencana nasional, penanganan dari pusat sudah seperti bencana nasional.
Perihal Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) yang sempat meminta bantuan China dalam mengidentifikasi korban, ia memaklumi hal tersebut.
“Kita bisa maklumi, karena memang China memiliki teknologi untuk itu, bukan berarti dia membantu untuk segala aspek,” pungkasnya.



































