Foto: Wabup Guru Pandu saat menghadiri bakti sosial yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem bersama organisasi profesi kesehatan itu berlangsung di Banjar Batu Kori, Desa Seraya Timur, Selasa (4/8/2026).
Karangasem
Pelayanan kesehatan hadir lebih dekat dengan masyarakat di Desa Seraya Timur, Kecamatan Karangasem. Melalui Bakti Sosial Kesehatan, ratusan warga dan pelajar mendapat akses pemeriksaan, edukasi kesehatan, hingga bantuan sosial tanpa harus pergi jauh dari lingkungan mereka.
Kegiatan yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem bersama organisasi profesi kesehatan itu berlangsung di Banjar Batu Kori, Desa Seraya Timur, Selasa (4/8/2026). Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa turut hadir dalam kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut.
Bakti sosial ini dirancang sebagai pelayanan kesehatan terpadu yang menyasar berbagai kelompok masyarakat. Mulai dari masyarakat umum, pelajar, nelayan, linmas, ibu hamil, lansia, hingga warga yang membutuhkan pendampingan khusus melalui kunjungan rumah.
Pelaksanaan layanan tersebar di sejumlah lokasi, yakni Kampung Nelayan Merah Putih, SD Negeri 2 Seraya Timur, SMP 6 Amlapura, serta rumah warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan secara langsung.
Di Kampung Nelayan Merah Putih, masyarakat mendapatkan beragam layanan medis. Pelayanan dokter umum tercatat menjangkau 148 orang, sementara skrining mata diikuti 101 orang. Dari layanan tersebut, sebanyak 98 orang mendapatkan kacamata.
Layanan lainnya meliputi posyandu untuk 39 orang, pelayanan spesialis penyakit dalam sebanyak 20 orang, USG bagi 10 ibu hamil, pelayanan keluarga berencana (KB) sebanyak 8 orang, spesialis kulit 7 orang, operasi katarak 7 orang, serta pelayanan spesialis anak yang diikuti 5 orang.
Selain pelayanan di lokasi kegiatan, petugas juga melakukan kunjungan rumah terhadap 4 pasien jiwa. Langkah ini menjadi bagian penting untuk memastikan kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan akses tetap mendapatkan perhatian dan pelayanan.
Tidak hanya mengobati, kegiatan juga memberikan perhatian pada aspek promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan.
Penyuluhan kesehatan di SD Negeri 2 Seraya Timur diikuti 269 peserta, sedangkan penyuluhan di SMP 6 Amlapura diikuti 270 peserta. Edukasi tersebut menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengenal pentingnya menjaga kesehatan, kebersihan, gizi, serta lingkungan sejak usia dini.
Sementara itu, nelayan dan linmas mendapat pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang diikuti 20 peserta. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam memberikan pertolongan pertama ketika menghadapi kondisi darurat.
Semangat kepedulian juga diwujudkan melalui bantuan sosial. Sebanyak 205 paket sembako dibagikan kepada masyarakat, termasuk kelompok lansia. Selain itu, 100 bendera Merah Putih turut dibagikan kepada warga sebagai bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bagi masyarakat pesisir Seraya Timur, kehadiran layanan kesehatan secara langsung di wilayah mereka memberikan kemudahan untuk memperoleh pemeriksaan dan konsultasi. Sementara bagi pelajar, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mendapatkan pengetahuan kesehatan secara langsung dari tenaga kesehatan.
Kehadiran Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa sekaligus menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap model pelayanan yang aktif turun ke lapangan dan menyentuh kebutuhan masyarakat.
Bakti sosial tersebut memperlihatkan bahwa pelayanan kesehatan tidak berhenti pada pengobatan. Pemerintah bersama tenaga kesehatan juga mendorong pencegahan, deteksi dini, edukasi, kesiapsiagaan, serta kepedulian sosial.
Dari Seraya Timur, pelayanan kesehatan kembali didekatkan kepada masyarakat—menjangkau mereka yang membutuhkan, membuka akses bagi kelompok rentan, dan menanamkan kesadaran hidup sehat sejak dini.



































