Foto: Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Jadi Kota Amlapura ke-386 di Lapangan Tanah Aron, Senin (22/6/2026).
Karangasem
Pemerintah Kabupaten Karangasem menggelar Upacara Peringatan Hari Jadi Kota Amlapura ke-386 di Lapangan Tanah Aron, Senin (22/6/2026). Upacara berlangsung khidmat dengan Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, bertindak sebagai inspektur upacara.
Dalam amanatnya, Bupati yang akrab disapa Gus Par itu menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi Kota Amlapura tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum penting untuk mengenang perjuangan para leluhur yang telah meletakkan dasar pembangunan Karangasem hingga saat ini.
“Peringatan ini menjadi pengingat akan semangat perjuangan, kebersamaan, dan gotong royong yang harus terus kita jaga dalam membangun Karangasem ke depan,” ujarnya.
Mengusung tema “Tidak Mudah Tapi Harus Bisa”, Gus Par mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Menurutnya, kemajuan daerah hanya dapat dicapai melalui kerja sama yang kuat antara pemerintah dan masyarakat.
Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan Karangasem yang Aman, Nyaman, Gigih, Unggul, dan Gemah Ripah Loh Jinawi, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas daerah.
Usai pelaksanaan upacara, Bupati Gus Par bersama Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meluncurkan layanan antar jenazah gratis bertajuk LOKA AGUNG.
Program tersebut didukung enam armada yang akan melayani masyarakat melalui RSUD dan seluruh puskesmas di Kabupaten Karangasem. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi duka.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Karangasem juga meresmikan Desa dan Kelurahan Siaga TBC sebagai langkah nyata mendukung target eliminasi tuberkulosis (TBC) pada tahun 2030.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi prioritas pembangunan daerah yang tertuang dalam program AGUNG 2025–2029, dengan fokus pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Mengakhiri amanatnya, Gus Par mengajak seluruh masyarakat Karangasem untuk terus bergerak bersama, menjaga optimisme, dan memperkuat semangat kebersamaan dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih maju dan berkelanjutan.
“Tidak Mudah Tapi Harus Bisa bukan sekadar tema, tetapi semangat yang harus kita pegang bersama untuk membawa Karangasem menuju masa depan yang lebih baik,” tegasnya.



































