Foto: Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata saat melakukan audiensi dengan jajaran Kementerian Kesehatan RI di Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Karangasem
Pemerintah Kabupaten Karangasem terus mendorong penguatan layanan kesehatan bagi masyarakat. Langkah tersebut dilakukan Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata atau Gus Par melalui dua audiensi dengan jajaran Kementerian Kesehatan RI di Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Dalam audiensi pertama bersama Direktur Imunisasi Kementerian Kesehatan RI, dr. Indri Yogyaswari, M.A.R.S., pembahasan difokuskan pada pelaksanaan imunisasi Human Papillomavirus (HPV) di Karangasem.
Sejumlah hal menjadi perhatian, mulai dari cakupan imunisasi, ketersediaan vaksin, distribusi ke Puskesmas, hingga pentingnya memberikan informasi yang jelas kepada para orang tua mengenai manfaat dan keamanan vaksin HPV.
Data yang dibawa Pemkab Karangasem menunjukkan cakupan imunisasi HPV pada 2026 mencapai 85,62 persen untuk anak perempuan kelas 5 SD dan 84,64 persen untuk anak laki-laki.
Dari total 7.004 dosis vaksin HPV yang tersedia, sebanyak 6.830 dosis telah didistribusikan ke Puskesmas, sedangkan 174 dosis masih menjadi stok di tingkat kabupaten.
Menurut Gus Par, edukasi kepada orang tua menjadi bagian penting dalam memperluas perlindungan kesehatan anak.
“Kalau ada kekhawatiran, kita jawab dengan data dan penjelasan dari ahlinya. Yang paling penting, anak-anak Karangasem mendapatkan perlindungan kesehatan sejak dini,” ujarnya.
Perkuat Dukungan RSUD dan Puskesmas
Audiensi berikutnya dilakukan bersama Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Dr. Dra. Lucia Rizka Andalucia, Apt., M.Pharm., MARS.
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Karangasem menyampaikan berbagai kebutuhan fasilitas kesehatan di daerah, khususnya terkait alat kesehatan, obat-obatan, serta bahan medis habis pakai untuk menunjang pelayanan di RSUD dan Puskesmas.
Selain kebutuhan fasilitas dan perbekalan kesehatan, dukungan terhadap program imunisasi dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) juga menjadi bagian dari pembahasan dan akan ditindaklanjuti melalui koordinasi antara Pemkab Karangasem dan Kementerian Kesehatan.
“Yang kami bawa ke pusat adalah kebutuhan yang memang ada di lapangan. Kami ingin memastikan Puskesmas dan RSUD memiliki dukungan yang cukup, sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa semakin optimal,” kata Gus Par.
Kejar Imunisasi hingga Surat kepada Menteri Kesehatan
Sebagai tindak lanjut audiensi, Pemkab Karangasem menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat.
Pemkab akan menyampaikan surat resmi kepada Menteri Kesehatan RI yang memuat kebutuhan kesehatan daerah sekaligus undangan untuk menghadiri rangkaian kegiatan Hari Kesatuan Gerak di Karangasem.
Melalui kunjungan tersebut, Menteri Kesehatan diharapkan dapat melihat secara langsung kondisi fasilitas dan pelayanan kesehatan di daerah.
Selain itu, Pemkab Karangasem akan melaksanakan Kejar Imunisasi untuk memperluas cakupan perlindungan kesehatan anak, terutama bagi sasaran yang belum mendapatkan imunisasi.
Koordinasi dengan Kementerian Kesehatan juga akan terus dilakukan untuk mengawal kebutuhan alat kesehatan, obat, bahan medis habis pakai, imunisasi, serta dukungan terhadap pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Karangasem memastikan kebutuhan layanan kesehatan di tingkat Puskesmas hingga RSUD mendapat dukungan yang memadai, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.



































