Foto: Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bangli, Jero Gede Tindih.
Bangli
Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bangli, Jero Gede Tindih, menegaskan eksistensi Partai NasDem di Bali, khususnya di Bangli, kian diperkuat melalui konsolidasi hingga ke tingkat akar rumput. Penguatan struktur partai itu dibarengi dengan aksi nyata kader di tengah masyarakat, sekaligus menghadirkan ide dan gagasan solutif untuk pembangunan Bangli ke depan.
Menurut Jero Gede Tindih, langkah awal yang harus terus dipegang kader NasDem adalah kembali pada jati diri partai sejak berdiri, yakni semangat perubahan. Prinsip inilah yang menjadi fondasi utama dalam membangun kekuatan partai dan menghadapi pemilu mendatang.
“NasDem harus membangun eksistensi dengan memegang konsep dasar perubahan. Prinsip ini yang harus kita sebarkan sampai ke grassroot, agar masyarakat tertarik. Bukan hanya di tataran teori, tapi melalui tindakan nyata,” tegasnya.
Ia mengakui, dengan kekuatan dua kursi di legislatif saat ini, ruang gerak NasDem dalam menentukan kebijakan memang masih terbatas. Namun hal itu tidak menjadi penghalang bagi kader NasDem untuk tetap hadir memberikan solusi atas berbagai persoalan daerah.
“Walaupun sekarang kita masih dua kursi dan belum bisa berkutik di tataran kebijakan, setidaknya kita bisa memberi gagasan dan jalan keluar atas persoalan yang dihadapi pemerintah daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kader NasDem untuk rutin turun ke lapangan dan membangun komunikasi yang logis serta rasional dengan masyarakat. Isu-isu strategis seperti sampah, lingkungan, hingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) harus mampu dipahami dan dijelaskan oleh kader secara lugas.
“Kader NasDem harus mampu berbicara soal sampah, lingkungan, PAD, dan masa depan Bangli. Ketika masyarakat melihat kader NasDem paham dan punya gagasan, mereka akan percaya dan tertarik bergabung,” katanya.
Menurutnya, pendekatan kepada masyarakat tidak boleh sekadar janji politik atau jargon kemenangan. Yang dibutuhkan adalah penyampaian gagasan yang masuk akal, realistis, dan relevan dengan kondisi riil masyarakat Bangli.
“Kita ke bawah bukan hanya bilang akan menang atau janji kosong. Kita sampaikan hal-hal yang logis dan realistis. Itu yang sedang dan akan terus kita lakukan,” ujarnya.
Dalam konteks target politik, Jero Gede Tindih menyebut NasDem Bangli memasang target realistis namun progresif pada pemilu mendatang. Dari dua kursi saat ini, NasDem menargetkan minimal satu kursi di setiap kecamatan.
“Sekarang dua kursi, ke depan kita targetkan satu kecamatan satu kursi. Artinya empat kursi di lima dapil. Kita coba dulu empat,” jelasnya.
Target tersebut, kata dia, dibebankan kepada empat DPC NasDem yang ada di Bangli sebagai bagian dari strategi konsolidasi dan penguatan mesin partai.
“Kita sudah memberikan tugas kepada masing-masing DPC. Astungkara, target ini bisa kita wujudkan bersama,” pungkas Jero Gede Tindih.



































