Foto: Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata hadir langsung dalam acara penandatanganan kontrak payung pengadaan kertas dan tinta komputer yang digelar di Wantilan Sabha Prakerti, Kantor Bupati Karangasem, Jumat (23/1/2026).
Karangasem
Pemerintah Kabupaten Karangasem mencatatkan langkah efisiensi signifikan dalam pengelolaan anggaran daerah. Melalui konsolidasi pengadaan kertas dan tinta komputer, Pemkab Karangasem berhasil menghemat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hingga Rp1,36 miliar. Kebijakan ini menjadi wujud nyata komitmen menghadirkan tata kelola keuangan yang efisien, transparan, dan akuntabel.
Kebijakan tersebut disampaikan Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata saat penandatanganan kontrak payung pengadaan kertas dan tinta komputer yang digelar di Wantilan Sabha Prakerti, Kantor Bupati Karangasem, Jumat (23/1/2026). Kontrak payung ini dirancang untuk mempercepat proses pemesanan, menjamin ketertiban administrasi, serta memastikan seluruh pengadaan berjalan sesuai ketentuan.
Bupati yang akrab disapa Gus Par menegaskan agar seluruh perangkat daerah memanfaatkan kontrak payung tersebut secara optimal. Menurutnya, efisiensi anggaran harus dibarengi dengan disiplin pelaksanaan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Dari hasil konsolidasi tersebut, potensi efisiensi untuk periode 2026–2027 mencapai Rp1,368 miliar. Penghematan terbesar berasal dari pengadaan kertas yang mencapai Rp1,068 miliar atau sekitar 30 persen, sementara pengadaan tinta komputer mampu dihemat hingga Rp300 juta atau sekitar 17 persen.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Karangasem, Ida Bagus Putu Suastika, menyebut konsolidasi pengadaan terbukti efektif menekan biaya tanpa mengurangi kualitas barang. Selain itu, kebijakan ini juga menjamin keseragaman spesifikasi teknis dan transparansi harga.
Langkah progresif Pemkab Karangasem ini mendapat apresiasi dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI. Direktur Advokasi Pemerintah Daerah LKPP RI, R. Fendy Dharma Saputra, yang hadir secara daring, menyampaikan penghargaan atas keberanian daerah dalam melakukan terobosan efisiensi anggaran.
Dalam proses seleksi, sebanyak 19 penyedia terpilih dari 30 pendaftar yang mengikuti tahapan evaluasi. Kontrak payung tersebut secara resmi ditandatangani Sekretaris Daerah Karangasem I Ketut Sedana Merta bersama para penyedia, disaksikan langsung oleh Bupati Gus Par dan jajaran pejabat Pemkab Karangasem. Efisiensi anggaran ini diharapkan memberi ruang fiskal yang lebih luas bagi pemerintah daerah untuk mengalokasikan dana pada program pembangunan prioritas, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat Karangasem.



































