Foto: Ketua Dekranasda Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata saat menghadiri rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Trans Studio Mall, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (10/7/2026).
Karangasem
Ketua Dekranasda Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, didampingi Wakil Ketua Harian Dekranasda Kabupaten Karangasem, Ny. Nur Hartini Sedana Merta, menghadiri rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang digelar di Trans Studio Mall, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (10/7/2026).
Mengusung tema “Perajin Berdaya Mendunia” dengan semangat “Cinta Kriya Berkelanjutan”, kegiatan berskala nasional tersebut dibuka oleh Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming, dan diikuti sekitar 3.000 peserta yang berasal dari 38 provinsi di Indonesia. Hadir pula jajaran pengurus Dekranas Pusat, Ketua Dekranasda provinsi, kabupaten, dan kota dari seluruh Tanah Air.
Keikutsertaan Dekranasda Kabupaten Karangasem menjadi bagian dari upaya memperluas promosi produk kerajinan unggulan daerah sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor ekonomi kreatif.
Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat jejaring antardaerah, meningkatkan daya saing perajin, serta mendorong pelaku UMKM agar semakin inovatif dan mampu menjangkau pasar nasional hingga internasional.
Dalam kesempatan tersebut, Ny. Mas Parwata menegaskan pentingnya memberikan dukungan nyata kepada para perajin melalui penggunaan produk kriya lokal. Menurutnya, setiap produk kerajinan yang dibeli bukan hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga merupakan bentuk apresiasi terhadap kreativitas, budaya, dan dedikasi para perajin Indonesia.
“Setiap produk yang kita beli bukan hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas, budaya, dan kerja keras para perajin. Mari cintai dan bangga menggunakan produk kriya Indonesia,” ujarnya.
Melalui keikutsertaan dalam HUT ke-46 Dekranas, Dekranasda Kabupaten Karangasem berharap produk-produk kriya unggulan daerah semakin dikenal luas, memiliki akses promosi yang lebih besar, serta mampu menembus pasar yang lebih kompetitif. Selain itu, ajang ini diharapkan semakin memperkuat pembinaan terhadap para perajin dan UMKM sehingga mampu menghasilkan produk berkualitas, berdaya saing tinggi, dan berkelanjutan.



































