Foto: Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) 50 kader PKK Karangasem di Aula Taman Surgawi, Ujung, Selasa (24/2/2026).
Karangasem
Pernah didatangi ibu-ibu PKK untuk pendataan keluarga atau penyuluhan kesehatan? Di balik peran sederhana itu, mereka adalah motor penggerak pembangunan keluarga di tingkat paling bawah.
Untuk memperkuat peran tersebut, sebanyak 50 kader PKK Karangasem mendapat pembekalan langsung dari Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar di Aula Taman Surgawi, Ujung, Selasa (24/2/2026). Pelatihan ini menyasar 22 kader tingkat kabupaten dan 28 kader tingkat kecamatan.
Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, menegaskan bahwa materi yang diberikan tidak boleh berhenti di ruang pelatihan. Seluruh ilmu yang diperoleh wajib diteruskan hingga ke tingkat Dasawisma agar manfaatnya benar-benar dirasakan keluarga di seluruh Karangasem.
“Ilmu hari ini harus langsung dipraktikkan. Jangan berhenti di sini. Pastikan sampai ke Dasawisma dan dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Menurut Gus Par, kader PKK merupakan mitra strategis pemerintah daerah. Mereka berada di garis terdepan dalam mendeteksi persoalan gizi, kesehatan, hingga ekonomi keluarga. Jika kader memiliki kapasitas yang baik, berbagai persoalan di desa akan lebih cepat ditangani.
Pelatihan ini juga menjadi momentum penyegaran organisasi. Sekitar 80 persen pengurus PKK saat ini merupakan wajah baru, sehingga membutuhkan penguatan kapasitas agar tidak ragu saat turun mendampingi warga.
Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, menekankan pentingnya pemahaman tugas kader sebagai mitra pemerintah dalam menjalankan program pemberdayaan keluarga. Kader dituntut mampu menyampaikan informasi secara jelas dan komunikatif, sehingga program bantuan maupun pemberdayaan benar-benar tepat sasaran.
Untuk menjamin kualitas materi, kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari TP PKK Provinsi Bali dan BKPSDM Provinsi Bali.
Dengan penguatan kapasitas ini, Pemkab Karangasem berharap kader PKK semakin solid dan sigap turun ke desa. Sebab, di tangan merekalah denyut pembangunan keluarga dimulai—dari rumah ke rumah, dari Dasawisma ke seluruh penjuru Karangasem.



































