Foto: Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata menghadiri langsung Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Kecamatan Kubu Tahun 2026 di Wantilan Kantor Camat Kubu, Rabu (18/2/2026).
Karangasem
Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata menghadiri langsung Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Kecamatan Kubu Tahun 2026 yang digelar di Wantilan Kantor Camat Kubu, Rabu (18/2/2026). Kehadiran Bupati yang akrab disapa Gus Par ini menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Karangasem untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, dari awal hingga akhir kegiatan.
Di tengah agenda pemerintahan yang padat, Gus Par memilih mengikuti seluruh rangkaian Musrenbang sebagai bentuk keseriusan mengawal kebutuhan riil masyarakat. Ia menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda formal tahunan, melainkan ruang strategis untuk memastikan arah pembangunan benar-benar menyentuh kepentingan warga.
“Infrastruktur seperti jalan dan air bersih memang penting, tetapi yang lebih penting adalah dampak ekonominya bagi masyarakat. Potensi desa harus kita dorong agar warga Kubu semakin sejahtera,” tegasnya.
Dalam Musrenbang tersebut, sejumlah isu krusial mengemuka. Infrastruktur dasar, khususnya akses jalan dan ketersediaan air bersih, masih menjadi keluhan utama masyarakat. Selain itu, peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan juga menjadi perhatian, agar layanan dasar semakin mudah dijangkau dan merata.
Tak kalah penting, penguatan ekonomi desa melalui sektor pertanian, pariwisata, dan UMKM turut menjadi prioritas pembahasan. Gus Par menilai kemandirian ekonomi desa adalah kunci untuk menciptakan kesejahteraan berkelanjutan di wilayah Kubu.
Sebanyak 172 usulan dari desa-desa di Kecamatan Kubu telah masuk dan terverifikasi dalam sistem perencanaan daerah melalui aplikasi SIPD. Usulan tersebut terdiri atas 86 usulan bidang pemerintahan dan pembangunan manusia, 46 usulan bidang infrastruktur dan kewilayahan, serta 40 usulan bidang perekonomian dan sumber daya alam. Seluruhnya akan dikawal agar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pada kesempatan itu, Bupati Karangasem juga mengajak seluruh perangkat daerah meninggalkan ego sektoral dan memperkuat semangat gotong royong dalam menyelesaikan persoalan pembangunan.
“Membangun Karangasem tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Kita harus keroyokan, lintas sektor, tanpa sekat birokrasi, demi terwujudnya Karangasem AGUNG—Aman, Gigih, Unggul, Nyaman, dan Gemah Ripah Loh Jinawi,” ujarnya.
Musrenbang RKPD Kecamatan Kubu pun menjadi penanda kuat bahwa arah pembangunan Karangasem ke depan bertumpu pada partisipasi masyarakat, kolaborasi lintas sektor, dan keberpihakan pada kebutuhan nyata warga.



































