Foto: Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa, Sekretaris Daerah I Ketut Sedana Merta, para asisten, serta seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Karangasem mengikuti outbound Mancakrida di Museum Lontar, Desa Adat Penaban, Jumat (14/2/2026).
Karangasem
Pemerintah Kabupaten Karangasem menggelar kegiatan Mancakrida 2026, sebuah outbound peningkatan kapasitas aparatur yang dirancang untuk memperkuat komitmen, kolaborasi, dan kepemimpinan jajaran birokrasi daerah. Kegiatan ini berlangsung di Museum Lontar, Desa Adat Penaban, Jumat (14/2/2026), dengan mengusung tema “Penguatan Komitmen dan Kolaborasi untuk Mewujudkan Karangasem yang Agung.”
Kegiatan tersebut diikuti langsung oleh Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa, Sekretaris Daerah I Ketut Sedana Merta, para asisten, serta seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Karangasem.
Melalui rangkaian aktivitas kerja sama tim, komunikasi, dan simulasi pemecahan masalah, Mancakrida 2026 menjadi ruang membangun kekompakan serta sinergi lintas perangkat daerah. Kegiatan ini juga dirancang untuk melatih kepemimpinan yang adaptif dan responsif terhadap dinamika pelayanan publik.
Bupati I Gusti Putu Parwata menegaskan bahwa komitmen dan kolaborasi merupakan fondasi utama dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang efektif, tidak kaku, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
“Membangun Karangasem tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kerja keroyokan, saling percaya, dan saling mendukung. Kita perkuat tim agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, tepat sasaran, dan berkualitas,” tegasnya.
Ia menambahkan, kegiatan Mancakrida juga menjadi sarana refreshing bagi para pimpinan daerah agar kembali bekerja dengan pikiran segar, energi positif, dan semangat melayani yang baru. Menurutnya, birokrasi yang sehat lahir dari komunikasi yang cair, koordinasi yang solid, serta keberanian mengambil solusi cepat atas persoalan masyarakat.
Selain memperkuat internal birokrasi, pelaksanaan Mancakrida di Museum Lontar, Desa Adat Penaban, sekaligus menjadi ajang promosi kekayaan budaya lokal dan suasana alam Karangasem yang asri. Di balik balutan kegiatan outbound, masyarakat juga dapat melihat sisi humanis para pemimpin daerah yang melepas sejenak rutinitas formal demi membangun chemistry dan kepercayaan satu sama lain.
Dengan semangat satu irama, satu tujuan, Pemkab Karangasem meneguhkan komitmen untuk terus mendorong inovasi dan peningkatan kualitas layanan publik. Langkah bersama ini diharapkan menjadi energi kolektif menuju Karangasem yang agung, maju, dan sejahtera.



































